Jadilah yang terbaik untuk Tuhan!

Kasih Itu Lemah Lembut & Murah Hati

Kasih Itu Memaafkan & Mengampuni

Berikan yang terbaik untuk Tuhan

Bapa Mengasihimu

Sabtu, 29 Agustus 2009

KUNCINYA MAU

Dan bagaimana mereka dapat memberitakan-Nya, jika mereka tidak
diutus? Seperti ada tertulis: "Betapa indahnya kedatangan
mereka yang membawa kabar baik!" (Roma 10:15)



Salah satu panggilan kita sebagai orang yang sudah mengenal dan

percaya kepada Kristus, adalah memberitakan Kristus kepada sebanyak
mungkin orang. Sehingga semakin banyak pula orang yang mengenal dan
percaya kepada Dia. Untuk itu, kita tidak mesti menjadi pendeta atau
penginjil. Kita bisa melakukannya sesuai kemampuan dan kesempatan
yang kita punya.


Seperti John Nicholson dan Samuel Hill, dua orang salesman keliling.

Suatu malam di tahun 1989 mereka bertemu di sebuah hotel. Dari
perbincangan mereka tebersit suatu gagasan, alangkah baiknya apabila
ada Alkitab di dalam kamar hotelnya. Bersama seorang rekan lainnya,
W.J. Knight, mereka kemudian membentuk sebuah yayasan untuk
menyalurkan Alkitab ke hotel-hotel. Yayasan mereka diberi nama
Gideon, salah seorang hakim dalam Kitab Hakim-hakim.


Kini hampir di seluruh hotel di Eropa dan Amerika Serikat, kita bisa

menemukan Alkitab dari The Gideons di laci meja kamar hotel. Mereka
juga menempatkan Alkitab di rumah-rumah sakit, penjara, dan
gedung-gedung asrama. Saat ini, The Gideons telah menyalurkan Alkitab
lebih dari satu juta buah per minggu ke mancanegara. Entah sudah
berapa banyak orang yang mengenal dan percaya kepada Kristus karena
pelayanan mereka ini.


Jadi, seperti dalam permainan sepak bola, tidak semua orang mesti

jadi pemain. Ada peran-peran lain yang juga penting, seperti pelatih,
asisten pelatih, dokter, atau bahkan tukang urut. Begitu juga dalam
memberitakan Kristus. Kita bisa berpartisipasi dan berkontribusi
dalam peran dan kapasitas kita masing-masing. Kuncinya mau -AYA

DI MANA PUN DAN KAPAN PUN KITA BISA BERPARTISIPASI
DALAM MEMBERITAKAN KRISTUS










Dikutip dar : www.sabda.org

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Family Ministry