Jangan membunuh (Keluaran 20:13)
Pada era Hitler, prajurit Nazi mendatangi sebuah rumah sakit di
Jerman yang dikepalai seorang dokter Lutheran. Mereka bermaksud
menghabisi pasien-pasien yang tak berdaya, agar prajurit-prajurit
yang terluka dapat dirawat. Menurut prajurit Nazi tadi, pasien-pasien
itu sudah tidak memiliki harapan untuk disembuhkan, sehingga mestinya
digantikan oleh orang-orang yang masih dapat ditolong. Sang dokter
menahan mereka di pintu gerbang rumah sakit. Ia bersikeras menolak,
"Orang-orang ini diciptakan menurut gambar dan rupa Allah."
Menurut Alkitab, manusia diciptakan secara berbeda dari alam dan
ciptaan lainnya. Manusia adalah mahkota ciptaan Allah, yang
diciptakan menurut gambar dan rupa Allah sendiri. Keserupaan manusia
dengan Allah ini mencakup kerohanian, moralitas, martabat,
kecerdasan, dan kreativitas. Meskipun manusia telah jatuh ke dalam
dosa, citra Allah tetap ada padanya. Itulah sebabnya Allah secara
tegas melarang manusia membunuh sesamanya karena pembunuhan berarti
penghancuran citra Allah tersebut.
Bukan hanya dengan senjata, kita juga dapat "membunuh" seseorang
dengan perkataan dan perlakuan. Pengertian akan citra Allah dapat
menolong kita mengelakkan godaan itu. Ketika berinteraksi dengan
sesama, kita berinteraksi dengan orang yang diciptakan oleh Allah.
Seburuk apa pun orang itu, Allah juga menawarkan kehidupan kekal
kepadanya. Allah mau kita mengenali dan menghormati citra-Nya di
dalam diri setiap orang. Dengan begitu, kita mengambil bagian dalam
pelayanan yang membawa kehidupan, bukan kematian -ARS
SIKAP KITA TERHADAP SESAMA DAN DIRI SENDIRI
MENCERMINKAN SIKAP KITA TERHADAP ALLAH
Dikutip dari : www.sabda.org
Senin, 05 Oktober 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar